You need to enable javaScript to run this app.

Siswi SMARTA Juara Favorit Duta Genre Provinsi NTT 2024

  • Kamis, 12 September 2024
  • Humas SMARTA
  • 0 komentar
Siswi  SMARTA  Juara Favorit Duta Genre Provinsi NTT 2024

Grajela Oematan Foto  di Lippo Plasa Kupang Usai Mengikuti Lomba Duta Generasi Remaja, Sabtu 7/9/2024.

SMARTA News.Com - Grajela Oematan siswi kelas XI IPS 2 SMA Swasta Katolik Warta Bakti Kefamenanu(SMARTA) berhasil meraih gelar juara favorit pada ajang apresiasi Duta dan Jambore Kreativitas Generasi Berencana Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu 7 September 2024 di Lippo Plaza Kupang.

Selain keluar sebagai juara favorit, juri juga menempatkan putri dari pasangan suami istri(Pasutri) almarhum Milikhior Oematan dan Ancilla Bahan  menempati juara 4 duta generasi remaja(Genre) Provinsi NTT di tahun 2024.

Kegiatan ini melibatkan 21 kabupaten dan satu Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dimana setiap kabupaten melalui hasil seleksi mengirimkan putra dan putri terbaiknya lewat ajang pemilihan di tingkat kabupaten.

Alfonso Stanis dan Grajela Oematan.

Sedangkan Kabupaten TTU mengutus Alfonso Stanis Mario Wisang (15) dari SMAN Taekas dan Grajela Oematan (15) dari SMAS K Warta Bakti Kefamenanu.

Kegiatan tersebut dibagi menjadi 2 sesi yaitu karantina online dan karantina offline. Karantina online diadakan lewat zoom meeting sejak tanggal 30-31 agustus 2024, sedangkan karantina offline diadakan sejak tanggal 5-7 September 2024 yang bertempat di Hotel Sahid Tmore Kupang, sedangkan grandfinalnya pada tanggal 7 September 2024 diadakan langsung di Lippo Plaza Kupang yang diselenggara oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Provinsi NTT.

Pada saat grand final putri kelahiran Kefamenanu 4 Januari 2009 melalui program kerjannya ia menjelaska bahwa Indonesia saat ini berada dalam era transformasi yang sangat penting dalam sejarahnya. Dengan populasi yang didominasi oleh generasi muda, bangsa ini memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang maju dan kompetitif di tingkat global. 

"untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi negara yang berdaya saing tinggi, inklusif, dan sejahtera, dibutuhkan sumber daya manusia yang tangguh, cerdas, dan berkarakter. Sayangnya, kualitas sumber daya manusia masih terpengaruh dengan masalah pertumbuhan dan perkembangan yang biasanya terjadi pada anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum" ucap Jela sapaan akrab keseharian.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa salah satu tantangan utama yang masih dihadapi dalam upaya ini adalah tingginya angka stunting di Indonesia. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang, yang pada akhirnya dapat menghambat potensi penuh generasi muda. Oleh karena itu, penanganan masalah stunting harus menjadi prioritas dalam strategi pembangunan sumber daya manusia.

"Dengan mengurangi prevalensi stunting, Indonesia dapat memastikan bahwa generasi mudanya tumbuh dengan optimal, baik secara fisik maupun mental, sehingga mereka memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi individu yang tangguh dan berdaya saing tinggi di masa depan" tambahnya.

Jela juga menyebutkan bahwa untuk mengurangi prevelensi stunting di Indonesia khususnya di Provinsi NTT yang mencapai 35.5% dengan salah satu penyumbang berasal dari kabupaten Timor Tengah Utara, 23.37%, hal ini disebabkan oleh beberapa masalah yang menghantui remaja hingga masyarakat umum. 

(1) kurangnya pemahaman tentang kesehatan; (2) anemia pada remaja dan ibu hamil; (3) seks bebas yang menyebabkan kehamilan pra nikah; dan (4) pernikahan dini.

Secara pribadi ia mngatakan bahwa perjuangan dirinya bersama pasangan tidak terlepas dari dukungan dari orang-orang yang ada di sekelilingnya seperti para guru, teman, BKKBN, seniornya, dan terutama dari kedua orangtuanya.

" Terima kasih untuk semua yang sudah membantu mendukung kami dengan berbagai cara baik materi maupun non materi sehingga pada puncak ini saya bisa keluar sebagai pemenang".

Romo Djanu Foto Bersama Jela Oematan.

Romo Djanu pada saat itu ia merasa bangga dengan prestasi gemilang yang dicapai siswinya, menurutnya kemenangan ini tidak terlepas dari orang-orang hebat yang ada di Kabupaten TTU.

"Terima kasih untuk para pendamping dan juga Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara khususnya kantor BKKBN yang sudah mempercayakan anak didik saya untuk mewakili Kab TTU mengikuti lomba duta Genre di tingkat Provinsi NTT, tentunya kebaikan ini diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa".

Ia juga menapresiasi muridnya bahwa perjalanannya menuju kemenangan telah memberikan inspirasi kepada banyak orang, dan kekuatan seorang juara terlihat dari cara mereka bersaing dengan penuh semangat dan meyakinkan,  kuat dalam persaingan, tak ada satu pun rintangan yang tidak dapat anda taklukkan.

"Jadilah pribadi yang tak kenal menyerah dalam menghadapi persaingan, karena keyakinanmu adalah kunci kesuksesan." kata Romo Djanu.

 Penulis: Humas SMARTA

 

 

 

 

 

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Rm. Djanuarius W. Mau Kura,Pr

- Kepala Sekolah -

Salam Sejahtera, Puji syukur kepada  Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerahNya sehingga website SMAS Katolik Warta…

Berlangganan
Banner